UPT BLK JOMBANG RESMI TUTUP PELATIHAN PLATE WELDER ANGKATAN II, LAHIRKAN TENAGA KERJA KOMPETEN BERDAYA SAING
Jombang.News – Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Jombang resmi menutup program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Angkatan II untuk kejuruan Plate Welder FCAW 3G UP/PF (Pengelasan), Senin (22/6/2026). Acara penutupan yang berlangsung khidmat di bengkel otomotif BLK Jombang ini menandai kesiapan para lulusan untuk terjun langsung ke dunia industri.
Pelatihan yang telah berjalan selama 43 hari ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan keterampilan teknis pengelasan tingkat tinggi, sesuai dengan standar kebutuhan industri manufaktur dan konstruksi saat ini. Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi UPT BLK Jombang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan disiplin tinggi selama masa pelatihan.
“Kejuruan Plate Welder adalah salah satu kompetensi yang sangat dicari di pasar kerja, baik domestik maupun internasional. Kami berharap ilmu dan sertifikasi yang didapat di sini menjadi jembatan utama bagi para alumni untuk mendapatkan pekerjaan yang layak atau bahkan membuka lapangan usaha mandiri,” ujarnya.
Selama pelatihan, para peserta tidak hanya dibekali dengan teori, tetapi juga praktik dengan menggunakan peralatan modern standar industri. Selain itu, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi poin krusial yang ditanamkan secara ketat kepada seluruh siswa.
Acara penutupan ini diakhiri dengan beberapa agenda penting, di antaranya: Pelepasan Tanda Peserta secara simbolis : Bahwa masa pelatihan telah usai dan status mereka kini berubah menjadi alumni siap kerja, Penyerahan Sertifikat: Pemberian sertifikat pelatihan dari BLK sebagai bukti keahlian yang telah ditempuh, Foto Bersama dan Ramah Tamah: Sesi dokumentasi antara instruktur, manajemen BLK, dan seluruh alumni siswa Angkatan II.
Dengan penutupan Angkatan II ini, UPT BLK Jombang kembali menegaskan komitmennya dalam menekan angka pengangguran daerah melalui program revitalisasi vokasi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan siap kerja.

